Tidak tahu mengapa, keheningan selalu menyapa. Datang dan pergi tiba-tiba. Saat sang sinar mulai menampakkan dirinya dan orang-orang mulai sibuk dengan kegiatannya. Ia datang, lalu pergi seiring dengan kesibukkan ku.
Tapi aku benci keheningan! Karena keheningan selalu membawaku kepadanya. Aku lebih suka menyibukkan diriku dengan berbagai rutinitasku sehingga aku bisa tenggelam dan tidak memikirkannya. Ya, aku kangen, bagai seorang bodoh yang tersenyum sendirian saat aku hening.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar