Suatu saat, jika kau membaca ini mungkin sudah terlambat untuk berbalik ke arahmu dan menggapai tangan yang kau ayunkan padaku.
Bodoh! Bodoh! Bodoh! Bodoh sekali aku melepaskan seseorang yang terbik bagiku. Saat kusadari, dirinya telah pergi jauh. Sulit untuk sekedar kutanyai, "sudahkah pulang? sudahkah makan? atau sedang memikirkan apa kamu?". Memang sesal datangnya terlambat. Dan tidak akan ada yang dapat memperbaikinya selain minta maaf. Tetapi ketakutan di relung hati ini ada. Meski kami duduk berhadapan dan membicarakan topik - topik yang ringan. Takut memulai topik yang sensitif. Benar, aku salah. Benar adanya aku egois.
Bila boleh di perbaiki, aku ingin kau ulangi. Jika kau mengayunkan tanganmu padaku, dengan tersenyum akan ku sambut tanganmu.
Ini nih hasil membaca blog orang yang super menyentuh, meski ceritanya berbeda, tapi kurang lebih sama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar