Sekarang ini saya resmi resign dari perusahaan yang sudah ku katakan berkali-kali mau resign itu. Sebenernya perusahaan tempat saya bekerja sangat baik. Jam kerja yang oke, karyawan yang baik, dan pekerjaan yang santai. Tetapi yang membuat saya tidak betah tidak lain adalah leader saya sendiri. Pertama masuk dan di interview olehnya, firasat saya sudah buruk. Orang ini tidaklah baik. Dan ternyata benar! Begitu saya masuk, saya langsung di serang berbagai omelan yang tidak tepat sasaran. Dia sama sekali tidak bijak. Jika bijak ia akan tahu dengan jelas bahwa pekerjaan yang saya pegang adalah pekerjaan yang tidak mudah tanpa training dari orang yang resign terdahulunya. Saya mulai menaruh curiga pada saat dia mengatakan bahwa senior saya bersalah karena meninggalkan dia lah dan berbagai alasan lain untuk meyakinkan saya bahwa ex-karyawannya tersebut jelek. Mengapa masih harus mempermasalahkan kesalahan orang lagi apabila memang kamu melepaskannya dan menyuruh ia untuk cepat-cepat pergi. Dia licik dan master of Drama Queen. Dan kejadian yang terjadi pada senior saya akhirnya menimpa saya juga.
Sekarang tinggal dua karyawan teman saya yang masih bekerja disana. Mudah-mudahan saat mereka menemukan yang lebih baik, mereka segera angkat kaki juga dari tempat tersebut. Jika tidak, bukan tidak mungkin mereka akan menjadi budak nya untuk seumur hidup mereka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar