Rabu, 18 April 2012
Stupid!
Selamat malam dunia.
Tiga sampai empat hari ini aku sibuk mengubek-ngubek sejuta alasan untuk berhenti. Tapi saya marah,saya marah karena dia seenaknya saja mengatai orang. Tidakkah dia mengenal hak untuk memilih? Tidakkah dia mengenal kewajiban untuk menghormati hak seserang? Bodoh!
Lebih baik berhenti saja. Karena awal saja sudah buruk kan.. Apalagi tengah dan akhirnya? Tak dapat saya bayangkan.
Terkadang saya lebih berpikir untuk disini, sendiri saja. Karena saya tidak di ganggu. Saya ingin sendiri.
Jika kau masih bersikeras, saya tidak akan segan-segan mengatakan apa yang ada di benakku.
Saya lelah, tolong berhenti meracuni pikiran sodara-sodara saya. Semoga saya tidak pernah mengatakan :" saya menyesal mengenalmu".
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar